sharing knowledge is my business

psikologi pendidikan

A. Pengertian Pengukuran dan Penilaian Hasil Belajar

Dalam kegiatan belajar mengajar, pengukuran hasil belajar dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan tingkah laku siswa setelah menghayati proses belajar. Maka pengukuran yang dilakukan guru lazimnya gunakan tes sebagai alat pengukur. Hasil pengukuran tersebut berwujud angka ataupun pernyataan yang mencerminkan tingkat penguasaan materi atau prestasi belajar. Contoh: Andi mendapatkan nilai 7 Sinta mendapatkan nilai 9 Penilaian adalah suatu tindakan untuk memberikan interpretasi terhadap hasil pengukuran dengan menggunakan norma tertentu untuk mengetahui tinggi rendahnya atau baik buruknya aspek tertentu. Contoh: Ari anak pandai Bondan anak bodoh 1.Penelitian Acuan Norman(PAN) Penelitian Acuan Norma disebut juga Penelitian Acuan Relatif atau Penelitian Acuan Kelompok, yaitu penilaian yang dilakukan dengan membandingkan hasil belajar seorang siswa terhadap hasil belajar siswa lainnya dalam kelompok. Penilaian Acuan Norma pada dasarnya menggunakan kurve normal dan hasil perhitngannya sebagai dasar penilaian.Dua kenyataan yang ada dalam kurve normal yang dipakai untuk membandingkan atau menafsirkan angka yang diperolehmasing-masing siswa yaitu angka rerata(mean) dan angka simpang baku (standard deviation). 2.Penilaian Acuan Patokan (PAP) Penilaian Acuan Patokan artinya penilaian yang dilakukan dengan membandingkan hasil belajarsiswa terhadap suatu patokan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian tersebut menunjukkan bahwa sebelum usaha atau kegiatan penilaian dilakukan,terlebih dahulu harus ditetapkan patokan yang akan dipakai untuk membandingkan angka-angka hasil pengukuran agar hasil itu mempunyai arti tertentu.

B. Fungsi Evaluasi

Suryabaya (1986)menjelaskan fungsi evaluasi belajar meliputi: 1. Fungsi Psikologis, supaya siswa memperoleh kepastian tentangstatus di dalam kelasnya. 2. Fungsi Didaktis, bagi anak didik, keberhasilan ataupun kegagalan belajar akan berpengaruh besar pada usaha-usaha berikutnya.Sedangkan bagi pendidik, penilaian hasil belajar dapat menunjukkan keberhasilan atau kegagalan mengajarnya termasuk di dalamnya metode mengajar yang dipergunakan. 3. Fungsi Administratif, dalam penilaian bentuk rapot dapat dipenuhi berbagai fungsi administrative: a. Inti laporan kepada orang tua siswa, pejabat, guru, dan siswa itu sendiri. b. Data bagi siswa apabila ia akan naik kelas, pindah sekolah, maupun untuk melamar pekerjaan. c. Data tersebut kemudian dapat berfungsi untuk menentukan status anak dalam kelanya. d. Memberikan informasi mengenai segala hasil usaha yang telah dilakukan oleh lembaga pendidikan. Wuraji (1974)mengemukakan fungsi pada tiga golongan: 1. Fungsi Evaluasi hasil belajar untuk kepentingan murid a. Untuk mengetahui kemajuan belajar b. Dapat dipergunakan sebagai dorongan (motivasi) belajar c. Untuk memberikan pengalaman dalam belajar 2. Fungsi evaluasi hasil belajar untuk kepentingan pendidik a. Untuk menyeleksi murid yang selanjutnya berguna untuk keberhasilan studi berikutnya b. Untuk mengetahui sebab-sebab kesulitan belajar murid, untuk memberikan bimbingan belajar kepada murid c. Untuk pedoman mengajar d. Untuk mengetahui ketepatan metode mengajar e. Untuk menempatkan murid dalam kelas 3. Fungsi evaluasi hasil belajar untuk kepentingan organisasi atau lembaga pendidikan a. Untuk mempertahankan standar pendidikan b. Untuk menilai ketepatan kurikulum yang disediakan c. Untuk menilai kemajuan sekolah yang bersangkutan Menurut Thorndike dan Hagen (1961) tujuan dan kegunaan penilaian pendidikan dapat diarahkan dalam pengambilan keputusan yang menyangkut a. Pengajaran b. Hasil belajar c. Diagnosis dan usaha perbaikan d. Penempatan e. Seleksi f. Bimbingan dan konseling g. Kurikulum h. Penilaian kelembagaan

C. Sifat Evaluasi

Dalam aktivitas pendidikan kita banyak bergelut dengan hal-hal yang bersifat abstrak seperti sikap, minat, bakat, kepandaian dan kemampuan-kemampuan yang lainnya. Berkaitan dengan hal-hal yang abstrak, maka penilaian pendidikan bersifat: 1) Tidak Langsung (INDIRECT) Untuk mengetahui kemampuan matematika seorang siswa tidak bias melihat dari cara berpakaian atau dari luar seorang siswa tersebut, akan tetapikita harus melalui prosedur atau proses yang benar menggunakan instrumendan menggunakan alat yang relevan. 2) Kuantitatif Berkaitan dengan sifat abstrak 3) Relatif (tidak mutlak) Setiap adanya penilaian kemungkinan terjadi perubahan dengan kata lain penilaian tidak selalu tetap. 4) Menggunakan Unit-unit yang tetap Dalam mengungkap atau mengukur sesuatu akan selalau menggunakan satuan ukuran tertentu sesuaI dengan objek yang diukur atau yang dinilai. tio 4. waktu dan penyelenggaraan tes juga harus seragam dalam arti setiap individu mempunyai kesempatan dan waktu yang sama dalam melaksanakan tugas atau dalam menerima pertanyaan. Disamping individu dihadapkan dengan situasi tyang terstandar, ada sesuatu yang penting di dalam menggunakan skor. Skor di sini berarti bilangan yang menunjukkan atau menggambarkan tindakan atau performance individu yang dites. Karena dengan skor yang berupa bilangan dapat memberikan kejelasan secara tepat tentang hasil perbuatan dari individu yang dites. Berikut ini adalah keterangan khusus alat evaluasi jenis tes:

a. Tes merupakan prosedur atau alat yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana yang telah ditentukan, dan dengan cara aturan- aturan yang sudah ditentukan. Untuk mengerjakan tes bergantung pada petunjuk yang diberikan.

b. Performance test (tes perbuatan) yaitu tes dalam bentuk perbuatan atau tindakan tertentu. Dengan tes perbuatan testee ditugasi untuk melakukan perbuatan atau tindakan tertentu seperti yang dimaksud oleh tester. Contohnya tes keterampilan mengetik, menari, menggambar, dan keterampilan dalam bidang olah raga.

c. Verbal test (tes verbal) yaitu tes yang jawabannya diharapkan dari testee berupa uraian dalam bentuk bahasa.

d. Nonverbal test yaitu tes dalam bentuk bahasa isyarat atau gerakan tertentu, sedang tugas testee mengartikan atau menafsirkan gerakan atau isyarat yang diberikan oleh tester.

e. Essay test ( tes subyektif) ialah suatu pertanyaan yang jawabannya diharapkan dari testee berupa uraian menurut kemampuan yang dimiliki.

f. Objective test (tes objektif) ialah tes yang disusun sedemikian rupa sehingga jawaban yang diharapkan dari testee berupa kata- kata singkat dan bahkan pada tipe tertentu cukup hanya dengan memberikan tanda- tanda chek (√), tanda silang (x) atau lingkaran (o).

g. Supply test (tes menyajikan) ada dua tipe:a. Short answer test (tes jawaban singkat) disebut juga simple question test merupakan pertanyaan tes yang disusun sedemikian rupa sehingga jawaban yang diminta cukup hanya dengan kalimat pendek saja, bahkan cukup dengan satu atau dua kata saja. b. Completion test (tes melengkapi) tipe ini merupakan serangkaian kalimat, yang bagian- bagian penting dari kalimat tersebut dikosongkan untuk diisi oleh testee.

h. Selection test (tes pilihan) ada lima tipe: a. True- false test( tes benar salah), butir- butir soalnya berupa pertanyaan- pertanyaan,pertanyaan- pertanyaan tersebut ada yang benar dan yang salah. Tugas testee adalah nenbenarkan atau menyalahkan pernyataan tersebut dengan memberi tanda silang atau menulis B bila benar dan S bila salah. b. Multiple choice test ( tes pilihan ganda), terdiri atas suatu keterangan atau pemberitahuan tentang sesuatu pengertian yang belum lengkap. Untuk melengkapinya testee harus memilih satu diantara jawaban yang telah disediakan. c. Matching test(tes menjodohkan) yaitu tes yang terdiri dari suatu seri pertanyaan dan satu seri jawaban. d. Analogy test (tes analogi) meminta kepada testee untuk menjawab soal- soal dengan mencari bentuk kesesuaian dengan pengertian yang telah disebutkan terdahulu. e. Rearrangement test (tes menyusun kembali) tes ini memerintahkan kepada testee untuk menyusun rangkaian pengertian atau urut- urutan proses menurut tat cara yang sebenarnya dari suatu urutan yang sengaja dibuat tidak teratur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: